Skip to main content

Tutorial PWM pada Arduino Menggunakan LED

 keluaran gelombang analog pada Arduino dapat dicapai menggunakan teknik PWM pada gelombang digital. Teknik PWM ini dilakukan dengan mengontrol gelombang digital menjadi ON/OFF secara bergantian dalam satu periode gelombang. Perbandingan waktu antara saat gelombang ON dengan waktu gelombang dalam satu periode inilah yang disebut dengan duty cycle. Agar lebih jelas, mari kita lihat ilustrasi berikut.


Dari gambar di atas, terlihat ilustrasi bagaimana duty cycle diubah-ubah pada tiap gelombang. Syntax analogWrite(0) akan menghasilkan duty cycle 0%, sementara analogWrite(255) akan menghasilkan duty cycle 100%. Rentang PWM 0 hingga 255 akan menghasilkan duty cycle dari 0% hingga 100%. Adapun rentang 0 hingga 255 ini adalah PWM pada Arduino Uno yang hanya memiliki resolusi 8-bit saja (8 bit = 2 dipangkatkan 8 = 256), sehingga apabila kamu menggunakan Arduino versi lain, kamu perlu mengetahui resolusi PWM-nya agar tahu batas maksimum dan minimum.

Percobaan!
Pada percobaan ini, kamu membutuhkan sebuah LED dan sebuah resistor 330 ohm. Hubungkan kaki negatif LED ke GND dan kaki positif LED dihubungkan dengan resistor, kemudian ujung resistor satunya dihubungkan ke pin PWM arduino yang bertanda (~). Mudahnya, lihat ilustrasi skematik berikut ini:


Kalau rangkaian kamu udah sesuai, langsung aja coba program berikut di aplikasi  ide arduino kamu, kuy!


int ledPin = 9; // LED di pin 9 

void setup() { 
 } 

void loop() { 
analogWrite(ledPin, 255); // LED nyala sempurna 
 delay(3000); 
analogWrite(ledPin, 128); //LED setengah redup 
 delay(3000); 
analogWrite(ledPin, 0); //LED mati 
 delay(3000); }

Ketika kamu menjalankan program di atas, kamu bisa tahu perbedaan intensitas cahaya LED yang dihasilkan oleh PWM dengan duty cycle yang berbeda-beda.
Lalu coba lagi kode program yang ini:

int ledPin = 9; // LED di pin 9

void setup() {

}

void loop() {
   for (int fadeValue = 0 ; fadeValue <= 255; fadeValue += 5){
     analogWrite(ledPin, fadeValue);
      delay(30);
}

   for (int fadeValue = 255 ; fadeValue >= 0; fadeValue -= 5){
      analogWrite(ledPin, fadeValue);
       delay(30);
   }
}

Popular posts from this blog

Tutorial ESP8266 (ESP-01): PT1 upload sketch arduino ke ESP8266-01

Dari sekian banyak varian ESP8266, dalam seri tulisan ini akan dibahas mengenai ESP-01, yang sebenarnya juga terdiri dari dua versi, yang terbaru adalah versi pemutakhiran dengan peningkatan dari kapasitas RAM hingga 1MB (dari yang sebelumnya hanya setengahnya, 0.5MB) ESP-01 hanya memiliki 8 pin kaki yang diilustrasikan sebagaimana gambar berikut VCC Terhubung dengan catu daya 3.3V GPIO0 dan GPIO2 adalah port general purpose. GPIO0 dapat digunakan untuk menentukan mode operasi terhadap modul (mode pemrograman atau normal). Untuk mode normal GPIO0 harus terhubung ke 3.3V, namun jika ingin melakukan flashing (mode pemrograman) maka GPIO0 harus digroundkan. U0RXD(GPIO2) : Port receiver ntuk komunikasi serial U0TXD (GPIO1_: Port transceiver untuk komunikasi serial CH_PD: Chip Enable. Harus bernilai 3.3V untuk operasi normal EXT_RSTB: harus bernilai 3.3V untuk operasi normal dan 0V untuk reset GND Ground #NOTE: diperhatikan adalah tegangan kerja modul ini berada pada 3.3 V yang merupak...

Menambahkan Board ESP8226 ke Arduino IDE

Ketika kamu pertama Install Arduino IDE tidak akan langsung ada pilihan  Board ESP8266  di menu Tools,  Melainkan harus kita add sendiri ke Arduino IDE nya. Ada 2 Cara untuk Menambahkan Board ESP8266 ke Arduino IDE. Salah satu caranya adalah seperti yang sudah kamu banyak temukan di Google, yaitu dengan: 1. Pada  Arduino IDE  masuk ke menu  File , terus pilih  Preferences . 2. Lalu pada  Additional Board Manager URLs: , masukan link  http://arduino.esp8266.com/stable/package_esp8266com_index.json lalu klik  Ok. 3. Lalu ke menu  Tools , klik  Board , lalu klik  Boards Manager… 4. di  Filter your search…  atau dikolom pencarian masukan  esp , klik  esp8266  by  ESP8266 Community , klik  Install. 5. Tunggu sampai proses  Install  selesai, lalu tekan  Close. cara kedua cek di sini

Menambahkan Board ESP8226 ke Arduino IDE cara ke dua

Cara kedua sebenarnya lebih mudah, dan dijamin lebih cepat. Dan merupakan solusi dari ribetnya cara pertama. Kenapa ribet? Bayangkan kamu harus nunggu lama pas proses install, dan bayangkan lagi jika kamu harus install dibanyak komputer. Wah wah wah. Nah cara pertama ini, cukup Download sekali saja. Selanjutnya tinggal copas aja. 1. Download dulu file ESP8266 Library, melalui LINK dibawah ini: Download ESP8266 Library.Zip 2. Jika sudah terdownload, silahkan  Ekstrak file ZIP nya. Lalu  copy semua File  didalam folder tersebut. 3. Lalu buka  Arduino IDE , masuk ke menu  File , pilih  Preferences . 4. Di bawah klik pada C:\Users\ xxx\AppData\Local\Arduino15\preferences.txt  (xxx adalah nama komputer kamu). 5. sekarang kamu sudah masuk di folder  .arduino15 , silahkan  hapus semua filde di folder tersebut , lalu  paste dengan isi dari folder ESP8266 Library  yang telah kamu ekstrak sebelumnya. 6. Tunggu sampai proses penyalinan file se...