Skip to main content

ankdjbakjbka

daadadadadsfljbslfsf
sf;slknflksnf;s
alnkfslfnsl;kfl;ksfl;ksfl;ksl;alnkfslfnsl;kfl;ksfl;ksfl;ksl;alnkfslfnsl;kfl;ksfl;ksfl;ksl;alnkfslfnsl;kfl;ksfl;ksfl;ksl;alnkfslfnsl;kfl;ksfl;ksfl;ksl;alnkfslfnsl;kfl;ksfl;ksfl;ksl;alnkfslfnsl;kfl;ksfl;ksfl;ksl;alnkfslfnsl;kfl;ksfl;ksfl;ksl;alnkfslfnsl;kfl;ksfl;ksfl;ksl;alnkfslfnsl;kfl;ksfl;ksfl;ksl;alnkfslfnsl;kfl;ksfl;ksfl;ksl;alnkfslfnsl;kfl;ksfl;ksfl;ksl;alnkfslfnsl;kfl;ksfl;ksfl;ksl;alnkfslfnsl;kfl;ksfl;ksfl;ksl;alnkfslfnsl;kfl;ksfl;ksfl;ksl;
alnkfslfnsl;kfl;ksfl;ksfl;ksl;alnkfslfnsl;kfl;ksfl;ksfl;ksl;alnkfslfnsl;kfl;ksfl;ksfl;ksl;alnkfslfnsl;kfl;ksfl;ksfl;ksl;alnkfslfnsl;kfl;ksfl;ksfl;ksl;alnkfslfnsl;kfl;ksfl;ksfl;ksl;alnkfslfnsl;kfl;ksfl;ksfl;ksl;alnkfslfnsl;kfl;ksfl;ksfl;ksl;alnkfslfnsl;kfl;ksfl;ksfl;ksl;alnkfslfnsl;kfl;ksfl;ksfl;ksl;alnkfslfnsl;kfl;ksfl;ksfl;ksl;alnkfslfnsl;kfl;ksfl;ksfl;ksl;
alnkfslfnsl;kfl;ksfl;ksfl;ksl;alnkfslfnsl;kfl;ksfl;ksfl;ksl;alnkfslfnsl;kfl;ksfl;ksfl;ksl;alnkfslfnsl;kfl;ksfl;ksfl;ksl;alnkfslfnsl;kfl;ksfl;ksfl;ksl;

Popular posts from this blog

Tutorial ESP8266 (ESP-01): PT1 upload sketch arduino ke ESP8266-01

Dari sekian banyak varian ESP8266, dalam seri tulisan ini akan dibahas mengenai ESP-01, yang sebenarnya juga terdiri dari dua versi, yang terbaru adalah versi pemutakhiran dengan peningkatan dari kapasitas RAM hingga 1MB (dari yang sebelumnya hanya setengahnya, 0.5MB) ESP-01 hanya memiliki 8 pin kaki yang diilustrasikan sebagaimana gambar berikut VCC Terhubung dengan catu daya 3.3V GPIO0 dan GPIO2 adalah port general purpose. GPIO0 dapat digunakan untuk menentukan mode operasi terhadap modul (mode pemrograman atau normal). Untuk mode normal GPIO0 harus terhubung ke 3.3V, namun jika ingin melakukan flashing (mode pemrograman) maka GPIO0 harus digroundkan. U0RXD(GPIO2) : Port receiver ntuk komunikasi serial U0TXD (GPIO1_: Port transceiver untuk komunikasi serial CH_PD: Chip Enable. Harus bernilai 3.3V untuk operasi normal EXT_RSTB: harus bernilai 3.3V untuk operasi normal dan 0V untuk reset GND Ground #NOTE: diperhatikan adalah tegangan kerja modul ini berada pada 3.3 V yang merupak...

Cara menggunakan Modul Dimmer AC dengan Arduino

Jadi mari kita lihat Dimmer secara umum: Dimmer - perangkat elektronik yang dirancang untuk mengubah daya listrik (power regulator). Biasanya digunakan untuk mengatur kecerahan cahaya yang dipancarkan oleh lampu pijar atau LED. Biasanya dimmer ditemukan sebagai saklar lampu, hanya saja tidak dengan tombol hidup dan mati. Dan dengan tombol penyesuaian kecerahan, dapat digunakan untuk menambah dan mengurangi kecerahan bola lampu, misalnya. Tetapi penting untuk dipahami bahwa semua ini hanya akan bekerja dengan lampu pijar, tidak akan bekerja dengan lampu hemat energi. Menyesuaikan kecerahan itu bagus, tetapi Anda harus terus-menerus mendekati sakelar dan menyalakan kecerahan. Tetapi untuk mengatasi masalah ini, ada dimmer digital yang akan dikendalikan oleh mikrokontroler dari kejauhan. Sebenarnya modul ini dirancang untuk ini. Modul Peredupan Cahaya AC ini dari RobotDyn dan mereka memiliki skema modul ini di situs web, yang akan saya berikan: Skema: Pinout: Ketika saya memesan modul ini...

Menambahkan Board ESP8226 ke Arduino IDE

Ketika kamu pertama Install Arduino IDE tidak akan langsung ada pilihan  Board ESP8266  di menu Tools,  Melainkan harus kita add sendiri ke Arduino IDE nya. Ada 2 Cara untuk Menambahkan Board ESP8266 ke Arduino IDE. Salah satu caranya adalah seperti yang sudah kamu banyak temukan di Google, yaitu dengan: 1. Pada  Arduino IDE  masuk ke menu  File , terus pilih  Preferences . 2. Lalu pada  Additional Board Manager URLs: , masukan link  http://arduino.esp8266.com/stable/package_esp8266com_index.json lalu klik  Ok. 3. Lalu ke menu  Tools , klik  Board , lalu klik  Boards Manager… 4. di  Filter your search…  atau dikolom pencarian masukan  esp , klik  esp8266  by  ESP8266 Community , klik  Install. 5. Tunggu sampai proses  Install  selesai, lalu tekan  Close. cara kedua cek di sini